play my own game. dangle my own thoughts. dawdle to one piece. BLEHHHH
note: i am responsible for ONLY what i post, not for what you get from the post.
saya sangat bersyukur memiliki banyak (ga banyak juga sih) teman bernama Siti, enak manggilnya, “sitttiiiiiii, siiiiitttt, siiiitttt”, tanpa disalahin karena sarkas.
Nah, dari kasus ini saya menarik suatu hikmah, maka sebaiknya namain anak tuh yang “shoutcut name”*-nya enak disebut (*ada satu suku kata dalam namanya yang enak disaut), semisal:
mumpung pemerintah sedang linglung, bagaimana jika diterapkan sajah hukum agar nama-nama anak Indonesia harus memiliki shoutcut name yang enak disaut agar masyarakat dapat melampiaskan ion-ion negatif secara cuma-cuma. abis itu, biar ngetroll, terapin juga undang-undang tentang “larangan keras nyaut-nyaut bahasa sarkas di depan publik”, tentu dengan “sitfakbiccuk” sebagai kata-kata yang bakalan jadi selang bagi antek2 pemerintah buat nyeruput uang.
ROCK YA!

*Badi Bangor mode on*